Direktori Sekolah Muslim > SD > Daarul Ilmi

Daarul Ilmi

Yayasan Daarul Ilmi Depok merupakan sebuah lembaga sosial non profit yang berkomitmen terhadap pendidikan dan dakwah berdasarkan aqidah ahlussunnah wal jama’ah – radhiyallahu ‘anhum ‘ajmai’in. Yayasan Daarul Ilmi berkedudukan di kota Depok dan didirikan pada tanggal 30 Mei 2014 M melalui Akte Notaris Like Siti Wulandari, SH. dengan No. 12/2014. Secara hukum, Yayasan Daarul Ilmi telah disahkan sebagai badan hukum pada tanggal 9 Juni 2014, berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan No. AHU-02854.50.10.2014 tentang Pengesahan Pendirian Badan Hukum Yayasan Daarul Ilmi Depok.

 

Dewan Pendiri Yayasan

Yayasan Daarul Ilmi Depok didirikan oleh:

1. Ustadz DR. Erwandi Tarmizi, Lc., MA.

2. Imam Wahyudi, SE., MM.

3. Muchamad Yhaeni, SE., MM.

4. Prof. Andy Bangkit Setiawan, Ph.D.

5. Rizky Luxianto, SE., MM., MBA.

6. Bayu Issetyadi, ST.

7. dr. Dian Amalia

 

Visi, Misi dan Tujuan Yayasan

Visi dari Yayasan Daarul Ilmi Depok adalah menjadi pusat dakwah dan pengembangan pendidikan bermanhaj ahlus sunnah wal jama’ah di Depok. Untuk merealisasikan visi ini, dibangunlah beberapa misi dan tujuan yang hendak dicapai oleh Yayasan Daarul Ilmi dalam 5 tahun ke depan, yakni:

1) Berdirinya  TK Islam Daarul Ilmi

Yayasan Daarul Ilmi Depok berkomitmen bahwa pendirian TK Islam Daarul akan direalisasikan pada tahun ajaran 2015/2016 dan langsung membuka dua tingkat: kelas A dan B. Meskipun Yayasan mengakui bahwa jenjang SD Islam adalah yang paling krusial dalam membangun sistem pendidikan yang bagus, namun peran dari TK Islam juga sangat signifikan. Secara kemampuan kognitif (logika berpikir), seharusnya tidak ada pembebanan kepada siswa/i TK untuk dapat membaca dan menulis (latin atau hijaiyah) dan berhitung (matematika). Namun, sebaliknya, pada fase ini perlu dikembangkan kemampuan motorik dan sensorik mereka baik yang halus maupun yang kasar, kemampuan mengaktualisasi diri, berhubungan sosial dengan teman dan lingkungannya, bagaimana siswa/i menyadari akan eksistensi dirinya sebagai makhluk ciptaan Allah Ta’ala dan mensyukuri atas setiap pemberian dari Rabb-nya. Dengan kesadaran akan potensi anak, tahap perkembangan anak, dan metode terbaik dalam mengajarkan kepada mereka bekal-bekal kompetensi dasar untuk kehidupan mereka (seven-life skills); Yayasan Daarul Ilmi mencoba meramu kesemuanya ini dalam bentuk kurikulum, metode belajar dan suasana belajar yang ramah anak dengan tetap memberikan prioritas pada pembangunan akhlak, adab, aqidah dan target hafalan 1 tahun 1 juz.

2) Berdirinya SD Islam Daarul Ilmi

Dalam tahap awal perkembangan, Yayasan Daarul Ilmi memprioritaskan pendirian SD Islam Daarul Ilmi pada tahun pertama berdirinya Yayasan, yakni pada tahun ajaran 2014/2015. Penempatan skala prioritas ini didasari oleh perenungan bahwa SD merupakan pondasi bagi jenjang pendidikan selanjutnya, yakni SMP, SMA maupun jenjang perkuliahan. Pada fase ini, anak telah memasuki tahap perkembangan berpikir dari konkrit ke abstrak. Selain itu, secara emosional dan mental anak sudah mulai dapat memilah mana yang baik dan yang buruk (fase mumayyiz). Sehingga, kesalahan dalam mendesain bangunan kurikulum, bukan hanya berdampak pada ‘kegoncangan’ anak dalam belajar di level SD, namun juga akan membekas dan terbawa hingga dia dewasa. Itupun dengan asumsi bahwa yang bermasalah adalah bangunan kurikulumnya, bukan konten kurikulumnya. Maka dapat dibayangkan jika filterisasi atas berbagai konten bahan ajar tidak dilakukan, maka akal, pikiran, mental dan logika berpikir anak akan teracuni oleh berbagai materia yang mengandung kemaksiatan, syubhat, fitnah dan bahkan kekufuran dan kekafiran. Na’udzu billahi.

Untuk membangun sebuah SD Islam yang menjadi rujukan, selain sarana dan prasarana, kualitas kurikulum yang memadai, konten bahan ajar yang sesuai dengan tahap perkembangan anak serta metode belajar yang ramah anak; kunci keberhasilan tercapainya visi ini adalah tersedianya ustadz-ustadzah yang memadai secara kuantitas dan kualitas. Kebutuhan inilah yang coba dipenuhi oleh Yayasan Daarul Ilmi dengan melakukan seleksi, pembinaan dan monitoring dari para ustadz dan ustadzah yang direkrut dari LIPIA, STIA-Ali bin Abni Thalib, dan UI (umum). Dan dengan target minimal satu tahun satu juz, maka kriteria minimal yang digunakan adalah hafalan ustadz dan ustadzah harus lebih banyak dibandingkan target jumlah juz yang seharusnya dicapai siswa/i ketika mereka lulus SD Islam, yakni minimal 6 juz.

3) Berdirinya SMP Islam

Yayasan Daarul Ilmi merencanakan untuk merealisasikan pendirian SMP Islam Daarul Ilmi pada tahun ke-3 (tahun ajaran 2016-2017) atau tahun ke-4 (tahun ajaran 2017-2018). Namun, hal ini dapat dipercepat jika berbagai prasyarat pendukung pendirian SMP Islam telah terpenuhi dan kondisi TK dan SD Islam Daarul Ilmi telah stabil baik dari sisi operasional, manajemen dan keuangan.

4) Berdirinya SMA Islam

Yayasan Daarul Ilmi merencanakan untuk merealisasikan pendirian SMA Islam Daarul Ilmi pada tahun ke-4 (tahun ajaran 2017-2018) atau tahun ke-5 (tahun ajaran 2018-2019). Namun, hal ini dapat dipercepat jika berbagai prasyarat pendukung pendirian SMA Islam telah terpenuhi dan kondisi TK, SD dan SMP Islam Daarul Ilmi telah stabil baik dari sisi operasional, manajemen dan keuangan.

4) Berdirinya Masjid Daarul Ilmi

Untuk mendukung terealisasinya visi Yayasan sebagai pusat kegiatan dakwah dan pengembangan pendidikan di Depok, pendirian masjid sebagai pusat kegiatan menjadi suatu kebutuhan mendesak yang harus segera direaliasikan. Yayasan berencana untuk membangun masjid dengan luas bangunan sekitar 400 m2 yang terdiri dari 2 lantai untuk mendukung berbagai kegiatan dakwah, sosial dan pendidikan dari Yayasan Daarul Ilmi. Dengan terbangunnya masjid dengan kapasitas yang cukup besar akan memungkinkan berbagai kajian yang diselenggarakan oleh Majelis Taklim Gema Pesona, Yayasan Bina Sunnah (Sawangan) atau majelis taklim lainnya di Depok dapat diadakan di Masjid Daarul Ilmi dengan menampung lebih banyak jama’ah. Selain itu, berbagai kegiatan sosial seperti sunnatan masal, pengobatan gratis, perlombaan Islami atau kegiatan lainnya yang melibatkan masyarakat luas dalam diselenggarakan di area masjid sebagai salah satu bentuk sarana dakwah dan kemaslahatan bagi masyarakat. Demikian pula dengan kegiatan dakwah-pendidikan seperti baca tulis latin, baca tulis Al-Qur’an, fiqih ibadah dan fiqih muamalah yang diperuntukkan kepada masyarakat dapat direalisasikan dengan memanfaatkan fasilitas masjid atau ruang kelas sekolah.

5) Berdirinya klinik pengobatan bersama
6) Berdirinya pondok tahfidz “Daarul Ilmi” untuk mahasiswa
7) Berdirinya Baitul Maal wa Tamwil “Daarul Ilmi”

Alamat

Kampung Serab, Jatimulya, Depok

Website: http://www.daarulilmi.or.id

Posted in SD, TK Tagged with:
4 comments on “Daarul Ilmi
  1. Andi S says:

    semoga dimudahkan dan selalu di ridhoi Allah Ta’ala…

  2. ummu adryan says:

    ini daarul ilmi yg dimn ya? apakah yg kamrin ana survey, yg di apit perumahan dan jalan setapak (kampung) yg masih tahap pembangunan depan dan samping kanan??? mohon infonya. jazakallah

  3. terus maju sesuai dengan visi dan misi

  4. nelvy says:

    apakah saat ini smp sdh dibuka?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Tentang Kami

sekolah.muslim.or.id membantu anda mencari lembaga pendidikan Islam yang dikelola oleh para dai Ahlussunnah dalam rangka mewujudkan pendidikan yang diperkuat dengan ilmu agama Islam yang murni sesuai dengan tuntunan Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam serta para sahabatnya.

Counter

140 sekolah terdata

Cari Sekolah

Jenjang
Kota

Berdasarkan kota