Direktori Sekolah Muslim > Pondok Pesantren > Al Anshar Al Islamiy

Al Anshar Al Islamiy

MA’HAD AL ANSHAR AL ISLAMIY

(Al Qur’an Memorizing And Islamic School)

PROFIL SINGKAT DAN PERKEMBANGAN  MA’HAD AL ANSHAR AL ISLAMIY

Ma’had Al Anshar Al Islamiy merupakan  salah  satu  lembaga pendidikan setingkat Sekolah Dasar yang  berada  di  bawah  naungan  Yayasan Al Anshar Al Islamiy di Jakarta. Pada  awal  berdirinya, Ma’had Al Anshar Al Islamiy  merupakan  sebuah program  sederhana  yang  berbasis sebagai Home Schooling, seiring  berjalannya  waktu -biidznillah- jumlah peminat yang sangat bersemangat untuk menghafal Al Qur’an semakin besar, sehingga pada akhirnya dibentuklah Ma’had Al Anshar Al Islamiy.

Memasuki tahun kedua berdirinya Ma’had Al Anshar Al Islamiy, maka Ma’had Al Anshar Al Islamiy selalu berusaha membuka pendaftaran di setiap awal semester ganjil, seiring dengan banyaknya peminat yang mendaftar pada periode pendaftaran tersebut. Nampak  bahwa animo kaum muslimin yang ingin menghafal Al Qur’an semakin besar dari waktu ke waktu, maka Ma’had Al Anshar Al Islamiy merasa perlu untuk melakukan berbagai pengembangan baik yang bersifat fisik seperti fasilitas pendidikan atau yang bersifat sumber daya pengajar, metode dan semisalnya yang akan kami paparkan lebih lanjut.

Sistim pendidikan
Sistim pendidikan Ma’had Al Anshar adalah sekolah berbasis pesantren non asrama yang memuat mata pelajaran umum dan diniyah yang berasaskan ahlusunnah waljama’ah sesuai pemahaman salafushsholih, beserta praktek ilmiyah dan berbagai keterampilan yang tersusun pada kurikulum dan peraturan akademik ma’had. Ma’had Al Anshar menjalani masa belajar 6 tahun dengan menerapkan system waktu full day jam 07.00 hingga jam 17.00 mulai hari senen sampai hari jum’at untuk mengkondisikan lingkungan dan efisiensi kegiatan santri.

Visi
Mencetak generasi qur’ani sebagai penerus para ulama yang berakidah dan berakhlak mulia diatas manhaj salafiyah ahlusunnah wal jama’ah.

Misi
Menerapkan metode pendidikan para ulama pada jenjang sekolah dasar, dengan:

Membiasakan siswa menghafal Al-Qur’an, Al-Hadits serta matan ilmiyah.
Mengajarkan bahasa arab dengan merangsang santri agar mencintai dan menguasainya.
Mendidik siswa dasar-dasar ilmu syar’i seperti aqidah, fiqih, akhlaq dan umum lainnya.
Menanamkan semangat berilmu, beramal dan berdakwah.
Mengajarkan ilmu-ilmu dan keterampilan duniawi.

KURIKULUM
Secara umum kurikulum terdiri dari 4 unsur:
* Ahdaf : ta’limiyah, tarbawiyah, sulukiyah (titik pencapaian hasil pembelajaran)
* Almuhtawa (materi pelajaran)
* Turuq tadris (metode pengajaran)
* Taqwim (standar penilaian)
Disusun tim kurikulum ma’had al-anshar yang disadur dari ma’had salaf timur tengah dan lokal.

* AHDAF (TARGET PENCAPAIAN PEMBELAJARAN)
Mendapatkan ilmu yang bermanfaat dunia akhirat serta memiliki kemampuan untuk melanjutkan pendidikan kejenjang berikutnya, dengan rincian:

Beraqidah shahihah dan berakhlaq mulia.
Memiliki hafalan Al-Qur’an
§ kelas 1 dan 2 : 0-1 baris perhari (0-1 juz pertahun).
§ Kelas 3 dan 4 : 2-6 baris perhari (2-6 juz pertahun).
§ Kelas 5 dan 6 : setengah sampai 1 halaman perhari (7-15 juz pertahun).

Memiliki hafalan hadits pilihan (arbain namawiyah, 150 hadits bukhori dan muslim).
Hafal matan tajwid aljamzuriyah dan aljazariyah, serta matan aqidah ushul tsalatsah.
Mengenal bahasa arab dasar yang mencakup qiraa’ah, kitaabah, dan muhaadatsah.
Memiliki kemampuan dasar berdakwah dan bersosialisasi dengan masyarakat umum.
* AL MUHTAWA WA TURUQ TADRIS (MATERI DAN METODE PENGAJARAN)

Al-Qur’an.
Terbagi menjadi dua bagian: Tahfiidz dan Tilawah (Tajwiid).

– Metode Tahfiidz
Menggunakan metode talqiin yang dibantu dengan buku evaluasi ” Al-Muyassar ” untuk pengontrol hafalan dan muraja’ah harian dengan fariasi waktu dan metode.
a. Waktu Khusus Menghafal Harian (07.00 – 08.00 senen s/d kamis)
Santri dibimbing untuk menghafal sesuai dengan kemampuannya, kecuali jika hafalan kemarin masih kurang lancar maka dilancarkan dulu hafalan yang kemarin.
Kewajiban Pembimbing (Musyrif):
· Pembimbing membimbing dengan benar bacaan ayat sebelum dihafal.
· Memberikan tanda bukti paraf sebagai laporan hasil hafalan harian sebagai pertanggung jawaban, yang kemudian akan dicek oleh tim berikutnya. Yang dari situ akan diketahui kualitas halaqah tertentu.
· Pembimbing dilarang mengoreksi hafalan lama santri(tahun lalu/semester lalu). karena itu wewenang khusus tim muraja’ah siang dan sore.

b. Evaluasi Hafalan Harian 1 (muraja’ah hafalan tadi pagi) 08.45 – 09.00.
Pengecekan hafalan tadi pagi oleh guru pengisi jam ke 3 atau 1 jam sebelum istirahat.
Kewajiban guru:
· Menanyakan kepada santri siapa musyrif halaqahnya.
· Melihat buku muyassar laporan yang ditandai dengan paraf pembimbing halaqah.
· Santri diminta untuk tasmi’ hafalan tadi pagi sesuai batas yang telah diberi paraf atau tanda oleh musrifnya.
· Jika tidak lancar maka wajib untuk mengulanginya.
· Guru memberi paraf sebagai tanda telah mengecek hafalan baru.
· Guru dilarang meminta santri membaca / tasmi’ selain hafalan tadi pagi.

c. Evaluasi Hafalan Harian 2 (muraja’ah hafalan tadi pagi) 10.15 – 10.30
Pengecekan hafalan tadi pagi oleh guru pengisi jam ke 4 atau jam pelajaran setelah istirahat.
Kewajiban guru:
· Menanyakan kepada santri siapa musyrif halaqahnya.
· Melihat buku muyassar atau laporan yang ditandai dengan paraf pembimbing halaqah.
· Santri diminta untuk tasmi’ hafalan tadi pagi sesuai batas yang telah diberi paraf atau tanda oleh musrifnya.
· Jika tidak lancar maka wajib untuk mengulanginya.
· Guru memberi paraf sebagai tanda telah mengecek hafalan baru.
· Guru dilarang meminta santri membaca / tasmi’ selain hafalan tadi pagi.

d. Evaluasi Hafalan Baru dan Muraja’ah Harian (12.30 – 13.15)
Pengecekan hafalan tadi pagi dan muraja’ah harian dibimbing oleh musyrif halaqah siang
Kewajiban Musyrif:
· Menanyakan kepada santri siapa musyrif halaqahnya.
· Melihat buku muyassar atau laporan yang ditandai dengan paraf pembimbing halaqah.
· Santri diminta untuk tasmi’ hafalan tadi pagi sesuai batas yang telah diberi paraf atau tanda oleh musrifnya.
· Jika tidak lancar maka wajib untuk mengulanginya.
· Musyrif memberi paraf sebagai tanda telah mengecek hafalan baru.
· Santri wajib tasmi’ minimal 2lembar (sesuai hafalan yang dia miliki).
· Musyrif mengisi paraf kolom muraja’ah sebagai laporan pertanggung jawaban.

e. Muraja’ah Harian Tambahan (16.00 – 17.00)
· Muraja’ah 1/4 jus (2,5 lembar) dari hafalan yang dimiliki santri tiap hari.
· Jika sudah lancar santri wajib tasmi’ 1/4 jus secara urut keseluruhannya.
· pembimbing wajib mengisi buku laporan muraja’ah tiap santri.

f. Muraja’ah pekanan setiap hari Jum’at 07.00 – 08.00
Kewajiban musyrif:
· Mengecek hafalan sepekan yang tertera pada buku laporan evaluasi.
· Santri diwajibkan tasmi’ seluruh hafalan dalam sepekan, bukan hanya diuji sepotong-sepotong.
· Musyrif wajib memberi paraf tanda telah murajaah pekaan ini semua untuk pertanggung jawaban kepada pihak sekolah dan wali santri.

g. Persiapan ujian tengah semester (1 pekan sebelum ujian tengah semester)
· Selama masa ini santri tidak menambah hafalan.
· Seluruh jam tahfidz dan murojaah(07.00 – 08.00, 08.45 – 09.00, 10.15 – 10.30) digunakan untuk murajaah hafalan selama setengah semester.
· Seluruh pembimbing wajib mendengarkan hafalan santri dalam setengah semester secara keseluruhan berkala.
h. Persiapan ujian akhir semester ( 2 pekan sebelum ujian akhir semester )
· Selama masa ini santri tidak menambah hafalan.
· Seluruh jam tahfidz dan murojaah(07.00 – 08.00, 08.45 – 09.00, 10.15 – 10.30) digunakan untuk murajaah hafalan selama satu semester.
· Seluruh pembimbing wajib mendengarkan hafalan santri dalam satu semester secara keseluruhan berkala.

i. Persiapan ujian kenaikan kelas (3 pekan sebelum ujian kenaikan kelas)
· Selama masa ini santri tidak menambah hafalan.
· Seluruh jam tahfidz dan murojaah (07.00 – 08.00, 08.45 – 09.00, 10.15 – 10.30, 12.30 – 13.15) digunakan untuk murajaah hafalan selama satu semester.
· Dalam tiga pekan ini santri diwajibkan mentasmi’ seluruh hafalan yang dimilikinya.
· Seluruh pembimbing wajib mendengarkan hafalan santri secara keseluruhan berkala.
· Hafalan yang akan diujikan adalah seluruh hafalan yang dimiliki santri

– Metode Tilawah (Tajwiid)
Bagi siswa yang belum bisa membaca al-qur’an, menggunakan buku IQRA’.
Bagi siswa yang sudah bisa membaca al-qur’an untuk kelas 3 keatas dibimbing qiraah praktek tajwid.
* Mulai kelas satu santri mulai menghafal matan tajwid tuhfatul athfal dan dilanjutkan dengan matan al jazariyah.
* Disemester akhir kelas 6, diadakan pembekalan syarah dan praktek tajwid dari matan aljamzuriy dan aljazariyah yang telah dihafal.
Al-Hadits dan doa
Menghafal hadits-hadits dan doa pilihan pada buku panduan sebagai berikut:
Kelas 1-2 : hadits dan do’a pilihan disusun oleh Tim Al Anshar.
Kelas 3-4 : diambil dari buku PAI.
Kelas 5-6 : buku dzikir pagi petang, arbain nawawi, 150 hadits muttafaqun ‘alaihi, matan baiquniyah dengan metode mulazamah.

Aqidah, Akhlaq, fiqih dan Sirah
Aqidah:
Kelas 1-2 : diambil dari buku PAI
Kelas 3-5 : materi tambahan menghafal matan usul tsalatsah versi anak
Kelas 6 : menghafal matan asli usul tsalatsah.

Fiqih:
Kelas 1-4 : materi terdapat pada buku PAI
Kelas 5-6 : menghafal sebagian dalil pada kitab sifat sholat nabi syaikh Albani.

Sirah:
Kelas 1-4 : materi terdapat pada buku PAI
Kelas 5-6 : buku sirah Ar Rahiqu Al Makhtum Syaikh Shafiyurrahman.

Bahasa Arab
Kelas 1-4 : menggunakan buku dar asy syafii.
kelas 5 : menggunakan kitab durusullughoh lilathfal, Dr.V. Abdurrahim.
kelas 6 : menggunakan kitab Mukhtashor (Tim Al Alnshar), baina yadaik, nahwu wadih dll.
Bahasa Inggris
Kelas 5-6 : buku disusun oleh beberapa praktisi bahasa inggris (tim Al Anshar).

SBK
Kelas 1-6 : buku SBK islam disusun oleh tim Al Anshar.

*
*
Matematika, IPA, dan ilmu-ilmu umum lainnya.
Menggunakan buku panduan tematik Lukmanulhakim dan penerbit lain.

Mengutamakan kualitas bukan kwantitas.
“Untuk mewujudkan kualitas dan efektifitas, kami membatasi kapasitas kelas tidak lebih dari 10 santri perkelas putra dan putri (10 santri putra dan 10 santri putri) untuk setiap periode. Dan setiap musyrif halaqah membimbing maksimal 5 santri”.

* AT-TAQWIM (STANDAR PENILAIAN)
Hampir dari seluruh materi menggunakan ujian tertulis dalam standar penilaian kecuali praktik, hafalan Al –Qur’an dan penilaian kepribadian. sebagaimana tercantum pada peraturan akademik ma’had Al Anshar.

Contoh aktivitas harian Ma’had Al Anshar Al Islamiy:
07.00 – 08.00 : Tahfidz (halaqoh pagi)
08.00 – 08.45 : Tilawah qur’an/Iqra’/tajwid
08.45 – 09.00 : Murajaah yang dihafal tadi pagi
09.00 – 09.45 : Hafalan hadits/doa (materi diniyah)
09.45 – 10.15 : ISTIRAHAT
10.15 – 10.30 : Murajaah yang dihafal tadi pagi
10.30 – 11.15 : PAI (materi diniyah)
11.15 – 12.00 : bahasa arab (materi diniyah)
12.00 – 12.30 : SHOLAT DHUHUR
12.30 – 13.15 : Muroja’ah harian (halaqoh siang)
13.15 – 14.00 : TEMATIK (materi umum)
14.00 – 15.15 : makan, istirahat dll
15.15 – 15.30 : sholat ashar

16.00 – 17.00 : Murojaah hafalan (halaqoh sore), Pulang.

Alamat

Gg. Al Iman no.65 Rt 04 RW 09

Ciracas Kelapa Dua Wetan, Jakarta Timur

Telp: 0857 8020 3553

Website: http://www.mahad-alanshar.or.id

Posted in Pondok Pesantren, SD Tagged with:
One comment on “Al Anshar Al Islamiy
  1. Dyah says:

    Bagaimana sekolah alanshar mengajarkan materi akademik seperti umumnya sekolah-sekolah lain?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Tentang Kami

sekolah.muslim.or.id membantu anda mencari lembaga pendidikan Islam yang dikelola oleh para dai Ahlussunnah dalam rangka mewujudkan pendidikan yang diperkuat dengan ilmu agama Islam yang murni sesuai dengan tuntunan Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam serta para sahabatnya.

Counter

140 sekolah terdata

Cari Sekolah

Jenjang
Kota

Berdasarkan kota